Alasan Maggie Gyllenhaal Pakai Setting Tahun 1930-an untuk Film The Bride!

2 weeks ago 3
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Maggie Gyllenhaal comeback, tapi kali ini bukan sebagai aktris yang berakting di depan layar, melainkan sutradara dalam film bertajuk The Bride!. Trailer resmi film ini telah dirilis oleh Warner Bros pada Jumat, 16 Januari 2026 lalu.

Film yang akan rilis Maret 2026 ini mengisahkan tentang hubungan Monster Frankenstein dan sang pengantin wanitanya, yang dibangkitkan dari kematian. Menariknya, alih-alih memakai setting abad ke-19 seperti dalam buku karya Mary Shelley, The Bride! menampilkan nuansa tahun 1930-an. 

Dalam konferensi pers daring yang digelar Warner Bros pada 14 Januari 2026 lalu, Maggie Gyllenhaal mengungkap alasannya. "Begini, aku suka era 30-an," tuturnya. 

Ia menambahkan bahwa sejak pertama kali menulis film ini, ia membayangkan berbagai era yang berbeda. "Aku pertama kali membayangkan film itu di pikiranku, di kepalaku, dari era 1860-an, 70-an karena ada gerakan besar pada waktu itu, dan juga bukan merupakan latar waktu kisah Frankenstein. Frankenstein berlatar tahun 1820," kata dia. 

Era 30-an Versi Maggie Gyllenhaal

"Aku memilih era 30-an karena saya menyukainya secara estetika, dan film-filmnya sangat fantasi, " kata dia. Namun, ia mengingatkan bahwa yang ditampilkan dalam film tak seratus persen berdasarkan kenyataan. 

"Film ini berlatar tahun 30-an, tetapi tidak sepenuhnya berlatar tahun 30-an. Ini seperti, saya menyadarinya, ini adalah era 30-an di kota New York tahun 1981 dan sekarang. Jadi ini adalah era 30-an yang muncul dari imajinasi saya," tuturnya. 

Monster Frankenstein dan Bintang Film

Hal lain yang mendasari pemilihan era ini, adalah karena Monster Frankenstein itu sendiri. Dalam cerita, ia dikisahkan begitu kesepian, apalagi karena orang langsung kabur begitu melihat wajahnya. 

Maggie mengungkap, sang monster kemudian menjalin komunikasi dengan seorang bintang film. "Karena bintang film adalah seseorang yang bisa Anda bayangkan menjalin hubungan, tapi mereka sendiri tak tahu siapa dia. Sementara Frankenstein, yang wajahnya menyerammkan dan membuat orang lari tunggang langgang, aman karena ia bersembunyi di kegelapan," kata dia. 

Ia melanjutkan, "Jadi, begitu aku menyadari bahwa aku ingin dia menjalin hubungan dengan bintang film, aku berpikir, 'Oke, filmnya mesti bersetting masa saat sudah ada film'."

Soal Estetika dalam Film The Bride!

Kakak perempuan aktor Jake Gyllenhaal ini juga menjelaskan inspirasinya mengenai estetika dalam film The Bride!.

"Aku tertarik untuk membalikkan gaya film klasik. Bonnie and Clyde, Badlands, bahkan Metropolis. Dan aku juga memikirkan film seperti Wild at Heart yang membongkar elemen-elemen film klasik itu dengan cara David Lynch, yang jelas secara berbeda, dengan caraku," ujar bintang film The Dark Knight tersebut.

"Aku  hanya membiarkan pikiranku terbuka dan mengembara," kata dia lagi.

Lanjut Baca:

8 Potret Rumah Farida Nurhan dan Interiornya, Dulu TKW Kini Jadi Food Vlogger Sukses

Read Entire Article