Apple dan Google Raup Keuntungan dari Aplikasi Pembuat Gambar Porno Berbasis AI

1 week ago 3
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Apple App Store dan Google Play Store dilaporkan dibanjiri oleh aplikasi 'nudify', perangkat lunak berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mampu mengubah foto berpakaian menjadi gambar seksual (pornografi) tanpa konsensus.

Temuan mengejutkan ini terungkap berdasarkan hasil investigasi terbaru dari organisasi advokasi digital, Tech Transparency Project (TTP).

Praktik ini merupakan pelanggaran nyata terhadap kebijakan konten kedua raksasa teknologi tersebut. Berdasarkan data TTP, terdapat sedikitnya 55 aplikasi jenis ini di Google Play Store dan 47 aplikasi di Apple App Store.

Laporan itu menyoroti skala penyebaran yang sangat luas. Secara kumulatif, aplikasi-aplikasi yang teridentifikasi telah diunduh lebih dari 700 juta kali dan menghasilkan pendapatan mencapai USD 117 juta (sekitar Rp 1,9 triliun).

Sebagai penyedia platform, sebagaimana dikutip dari Engadget, Kamis (29/1/2026), Apple dan Google diketahui mengambil potongan komisi dari setiap transaksi di dalam aplikasi tersebut.

Direktur Eksekutif Organisasi Induk TTP, Michelle Kuppersmith, mengecam lemahnya proses kurasi yang dilakukan oleh Apple dan Google.

"Apple dan Google seharusnya melakukan pengawasan ketat terhadap aplikasi di toko mereka. Namun, mereka justru menawarkan puluhan aplikasi yang bisa digunakan untuk menampilkan orang dengan pakaian minimal atau tanpa busana sama sekali. Hal ini sangat rentan terhadap penyalahgunaan," ujar Kuppersmith.

Ancaman bagi Anak di Bawah Umur

Salah satu temuan yang paling mengkhawatirkan adalah klasifikasi usia pada aplikasi-aplikasi tersebut. Banyak aplikasi nudify yang diberi label aman untuk remaja dan anak-anak.

Contohnya, aplikasi bernama DreamFace mendapatkan rating untuk usia 13 tahun ke atas di Google Play Store, bahkan 9 tahun ke atas di Apple App Store.

Merespons laporan ini, Apple mengonfirmasi telah menghapus 24 aplikasi dari platform-nya. Namun, jumlah tersebut masih jauh di bawah 47 aplikasi yang ditemukan oleh peneliti TTP.

Di sisi lain, juru bicara Google menyatakan telah menangguhkan beberapa aplikasi yang melanggar kebijakan, namun menolak untuk merinci jumlah pasti aplikasi yang dihapus.

Kontroversi Grok dan Tanggapan Elon Musk

Laporan TTP ini muncul di tengah kontroversi chatbot AI milik Elon Musk, Grok, yang disebut sebagai salah satu pembuat deepfake seksual non-konsensual paling populer saat ini.

Grok dilaporkan telah menghasilkan sekitar 3 juta gambar seksual dalam kurun waktu 11 hari, di mana 22.000 di antaranya melibatkan konten anak-anak.

Menanggapi tuduhan tersebut, pihak X (sebelumnya Twitter) memberikan respons dingin. Melalui balasan email otomatis kepada jurnalis, perusahaan hanya mengirimkan pesan berbunyi "Legacy Media Lies" untuk menunjukkan bahwa media besar tidak jujur dan tak lagi menjadi sumber informasi yang dapat diandalkan.

Elon Musk sendiri secara tegas membantah adanya konten eksplisit anak di bawah umur yang dihasilkan oleh Grok.

Meski demikian, akun keamanan resmi X menyatakan akan memberikan sanksi bagi pengguna yang memerintahkan Grok untuk membuat konten ilegal.

Ironisna, chatbot Grok justru menunjukkan sikap yang lebih "manusiawi" dibandingkan petinggi perusahaannya dengan merilis pesan permintaan maaf atas pembuatan gambar seksual anak di bawah umur.

Infografis 4 Rekomendasi Chatbot AI Terbaik. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Read Entire Article