Hampir 4 Tahun, Mengapa Perang Rusia-Ukraina Sulit Diakhiri?

1 month ago 12
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Upaya Amerika Serikat mengakhiri perang Rusia-Ukraina kembali menemui jalan buntu. Hampir 4 tahun sejak invasi 2022, negosiasi terbaru antara Washington dan Kyiv di Florida masih tanpa hasil.

Sebaliknya, negosiasi terbaru malah memunculkan ketegangan baru antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Trump secara terbuka menyindir Zelensky yang dinilainya belum siap menerima proposal perdamaian yang diajukan AS.

"Saya sedikit kecewa karena Presiden Zelensky belum membaca proposal tersebut... Rakyatnya menyukainya, tetapi dia belum," ujar Trump kepada wartawan, Minggu (7/12/2025) malam waktu setempat, seperti dikutip The Guardian.

Alhasil, negosiasi tiga hari yang melibatkan pejabat kedua negara berakhir tanpa terobosan, dan Zelensky hanya menggambarkan pembahasan itu sebagai "konstruktif, meskipun tidak mudah."

Trump mengklaim Rusia pada dasarnya setuju dengan usulan damai tersebut. Namun hingga kini, Presiden Rusia Vladimir Putin belum pernah menyatakan dukungan terbuka. Bahkan pekan lalu, Putin menilai beberapa elemen dari rancangan AS justru "tidak dapat dilaksanakan." Pertemuan utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner dengan Putin di Kremlin pun tidak menghasilkan kemajuan berarti.

Di sisi lain, Zelensky menegaskan bahwa Ukraina tidak akan menawar soal kedaulatan dan keamanan wilayahnya.

"Perwakilan Amerika mengetahui posisi dasar Ukraina," katanya dalam pidato video. Ia menambahkan bahwa Kyiv tetap berkomitmen bekerja dengan AS "untuk mencapai perdamaian sejati," meski tekanan politik terus meningkat.

Sumber-sumber menyebut dua isu besar yang masih menggantung adalah jaminan keamanan bagi Ukraina dan status wilayah yang saat ini diduduki Rusia, termasuk lokasi sensitif seperti pembangkit nuklir Zaporizhzhia.

Sementara itu, Kremlin justru menyambut baik arah baru kebijakan luar negeri AS. Juru bicara Dmitry Peskov memuji strategi keamanan nasional terbaru pemerintahan Trump, yang menurutnya sejalan dengan prioritas Rusia dan membuka peluang normalisasi hubungan setelah bertahun-tahun ketegangan.

Kondisi ini memperlihatkan betapa rumitnya jalan menuju perdamaian. Trump dan lingkarannya beberapa kali meragukan motif Kyiv. Dalam sebuah forum di Doha, Donald Trump Jr. menuding Zelensky sengaja memperpanjang konflik karena khawatir kehilangan kekuasaan bila perang berakhir.

"AS tidak akan lagi menjadi orang bodoh yang memegang buku cek," ujarnya.

Dengan perbedaan posisi yang masih lebar, perang Rusia-Ukraina tampaknya masih jauh dari titik akhir. Ketidaksepakatan soal wilayah pendudukan, jaminan keamanan, kepentingan politik di Washington, serta sikap Moskow yang belum menunjukkan komitmen jelas terus menghambat proses diplomasi.

(tfa/luc)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article