BPOM Tak Gentar Bongkar Produk Nakal, Merek Pelanggar Siap Diumumkan ke Publik

4 days ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI) menerapkan strategi baru dalam pengawasan produk obat dan makanan dengan mengedepankan kebijakan transparansi publik. Langkah ini dinilai menguntungkan masyarakat karena memberi informasi yang lebih jelas terkait produk bermasalah di pasaran.

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menyatakan, BPOM tidak akan ragu mengumumkan merek serta identitas industri yang terbukti melanggar aturan. Kebijakan ini diterapkan sebagai bentuk perlindungan maksimal terhadap keselamatan masyarakat.

"Kami tidak gentar untuk mengumumkan merek produk nakal demi menjaga keselamatan masyarakat," ujar Taruna dalam konferensi pers bertajuk 'Jejak 2025, Arah 2026: Cerita Pengawasan dan Misi Perlindungan' yang digelar secara daring pada Jumat, 30 Januari 2026.

Langkah tegas ini diambil setelah BPOM melakukan pengujian terhadap 58.798 sampel obat dan makanan. Hasilnya menunjukkan angka yang mengkhawatirkan, yakni 19,2 persen produk dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

Temuan tersebut meliputi kosmetik yang mengandung merkuri, jamu yang mengandung bahan kimia obat (BKO), serta produk pangan yang menggunakan formalin dan boraks.

Taruna menegaskan bahwa meskipun kebijakan ini berpotensi menimbulkan tekanan dari berbagai kepentingan, keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

"Pilihan kami jelas, menjaga keselamatan rakyat. Kami tidak hanya memberikan sanksi administrasi, tetapi juga sanksi sosial," tambahnya.

Selain mengumumkan nama merek ke publik, BPOM juga menerapkan sanksi berlapis kepada pelaku usaha yang melanggar. Sepanjang 2025, BPOM telah mencabut 1.183 nomor izin edar obat dan makanan.

Tak hanya itu, sebanyak 521 sertifikat Cara Produksi dan Distribusi yang Baik (CPDB) juga dibatalkan akibat pelanggaran berat di sarana produksi.

Menurut Taruna, pengumuman merek kepada publik menjadi sanksi sosial yang paling ditakuti oleh pelaku usaha.

"Sanksi pidana berupa denda Rp5 miliar mungkin tidak seberapa. Tetapi ketika merek diumumkan ke publik, dampaknya sangat besar karena kepercayaan masyarakat langsung hilang," katanya.

Reporter: Nurul Hikmah Azzahra

Read Entire Article