Emboli Paru Bisa Mematikan Seketika, Berawal dari Bekuan Darah

1 day ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Emboli paru atau deep vein thrombosis (DVT) merupakan kondisi terbentuknya bekuan darah di dalam pembuluh vena dalam yang kerap berkembang tanpa disadari. Pada fase awal, kondisi ini sering tidak menimbulkan gejala khas, sehingga diagnosis kerap tertunda hingga muncul komplikasi serius.

Di banyak rumah sakit dan fasilitas kesehatan, kasus DVT baru terdeteksi setelah pasien mengalami sesak napas atau emboli paru yang mengancam jiwa. Kurangnya pemahaman mengenai tanda-tanda awal DVT turut berkontribusi terhadap tingginya angka komplikasi di berbagai kelompok usia.

"Emboli paru merupakan komplikasi yang sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian secara tiba-tiba sehingga sering disebut silent killer," ujar Prof. Dr. dr. Usi Sukorini, MKes., Sp.PK., Subsp. H.K. (K), Subsp. B.D.K.T. (K), dalam pidato pengukuhan guru besar bidang Ilmu Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium pada Selasa, 27 Januari 2026, di Balai Senat Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Usi menyoroti tantangan besar dalam penanganan penyakit trombotik atau bekuan darah yang kerap terlambat terdeteksi. Masalah ini berdampak luas, baik secara klinis, sosial, maupun terhadap sistem kesehatan nasional. Menurutnya, angka kejadian DVT di Indonesia diperkirakan masih sangat tinggi, meski data komprehensif masih terbatas.

Fenomena tersebut mencerminkan adanya kesenjangan informasi antara praktik klinis dan tingkat kesadaran masyarakat terkait penyakit trombotik.

Usi, menjelaskan, masih banyak pasien maupun tenaga kesehatan yang belum sepenuhnya menyadari pentingnya pengenalan dini faktor risiko dan tanda awal DVT.

Terlebih, kondisi ini kerap muncul pada pasien dengan riwayat imobilisasi, pascaoperasi, atau gangguan pembekuan darah. "Sebagian besar kasus DVT di Indonesia ditemukan secara kebetulan atau baru terdiagnosis setelah muncul komplikasi berupa emboli paru," ujar Usi.

Faktor Risiko Emboli Paru

Lebih lanjut, Usi menjelaskan bahwa faktor risiko DVT bersifat multifaktorial dan dapat dipengaruhi oleh faktor genetik maupun lingkungan.

Pasien yang menjalani perawatan intensif di rumah sakit atau mengalami keterbatasan aktivitas dalam jangka panjang memiliki risiko lebih tinggi mengalami DVT.

Dia, menegaskan, mengingat kompleksitas faktor risiko tersebut, pendekatan klinis yang komprehensif sangat dibutuhkan untuk mengenali dan mencegah kejadian DVT sejak dini.

"Venous thromboembolism merupakan penyakit yang sebagian besar dapat dicegah apabila faktor risikonya dikenali sejak awal," tegasnya.

Read Entire Article