Minum Air Banjir dan Terpisah dari Anak, Kenangan Membekas Rita Saat Bencana Aceh

2 weeks ago 16
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Aceh Tamiang - Nyaris dua bulan lalu banjir Aceh menerjang rumah Rita Riyana (46). Air merendam rumah warga Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang hingga setinggi genteng.

Meski banjir telah surut pada awal Desember 2025, kini ia masih disibukkan dengan bersih-bersih rumah. Usai bekerja di Puskesmas Kejuruan Muda, sore harinya ia melanjutkan beberapa bagian rumah yang masih berlumpur pasca banjir.

"Ya bersih-bersih lemari, bersih-bersih pakaian. Pelan-pelan saja lah," tutur Rita ditemui di Puskesmas Kejuruan Muda pada Kamis, 15 Januari 2026.

Rita mengungkapkan banjir memang kerap datang ke wilayahnya  tapi tak pernah separah November 2025 kemarin. Usai banjir merendam rumahnya, ia pun mengungsi di rumah tetangga yang lebih tinggi rumahnya bersama dengan keluarga lain.

Ibu dari empat anak ini mengungkapkan bahwa selama enam hari mengungsi listrik mati, air mati, serta tak ada jaringan komunikasi. Kondisi itu membuat Rita tidak bisa menghubungi anak pertamanya yang sedang kuliah di Kota Langsa.

"Jadi, sambil bungkus baju, sambil nangis. Gimana nasib anak saya yang di Langsa," cerita Rita.

Putri Rita Makan Satu Mi Instan Mentah untuk Sehari

Ternyata, putrinya yang tengah berkuliah di Langsa sempat berusaha pulang saat banjir masih parah. Namun, di tengah perjalanan menuju rumah, para warga yang berpapasan dengannya mengingatkan untuk kembali lagi.

"Banyak yang mengingatkan, 'Dek kalau sayang nyawa balik lagi dek". Untung anak saya balik lagi ke arah Langsa," kata Rita.

Ternyata putri pertama Rita pun tak bisa kembali ke Langsa. Anak pertama Rita pun menghentikan motor untuk tinggal sementara di pengungsian. "Saat di pengungsian, ia pernah hanya makan satu mi instan mentah untuk satu hari. Setengah untuk pagi, lalu setengahnya lagi untuk malam hari."

Pada hari keenam Rita, mengungsi banjir pun telah surut. Putri pertama Rita akhirnya bisa melajukan motornya ke arah Kejuruan Muda untuk bertemu ibu dan tiga adiknya. "Lega, lega sekali bisa bertemu anak," tutur Rita.

Minum Air Banjir

Selama mengungsi, kebutuhan minum dan makan jadi tantangan tersendiri. Ketika sumber air bersih sudah habis mereka tak punya pilihan lain. Terpaksa minum air banjir yang sudah diendapkan.

"Air banjir itu direbus lalu ya kami minum itu, masak juga pakai air itu," kenang Rita.

Untungnya, Rita dan pengungsi lain tidak mengalami sakit perut atau masalah pencernaan lainnya. 

Tantangan lain saat mengungsi adalah untuk makan. Tak ada stok makanan membuat para bapak yang ada mencari makanan yang ada di sekitar. Bermodalkan dengan gedebog pisang yang dirakit menjadi perahu, para bapak-bapak mencari pangan.

"Kalau ada pisang ya dibawa untuk direbus, kalau ada singkong atau daun singkong ya dibawa, ya apa saja yang ditemukan yang penting bisa dimakan," tuturnya.

Ambil Hikmah dari Banjir Aceh

Di balik musibah banjir Aceh yang merenggut harta benda dan membuat rumahnya terdampak parah, Rita meyakini selalu ada hikmah yang bisa dipetik. Meski kehilangan banyak hal, ia berusaha tetap berpikir positif dan memaknai peristiwa tersebut sebagai pengingat untuk lebih bersabar dan saling menguatkan.

"Ya ada hikmahnya, ikhlaskan saja, Allah pasti punya rencana," kata Rita berusaha tegar sembari menahan air mata jatuh.

Read Entire Article