PLN Kurangi Porsi Saham di IBC Jadi 7,5 Persen, MIND ID Kini Mayoritas

2 days ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Ilustrasi PLN. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

PT PLN mengurangi porsi saham di PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC). Saat ini, Holding BUMN Pertambangan MIND ID memegang saham mayoritas IBC.

Saat dibentuk pada 2021, IBC merupakan konsorsium BUMN yang terdiri dari MIND ID, PT Aneka Tambang (Antam), Pertamina New & Renewable Energy (NRE), dan PT PLN, masing-masing dengan porsi kepemilikan 25 persen.

Direktur Utama IBC Aditya Farhan Arif mengatakan saat ini porsi kepemilikan PLN di IBC berkurang dari 25 persen menjadi 7,5 persen. Sisa saham yang dilepas PLN tersebut diambil alih oleh MIND ID.

"Masih ada, 7,5 persen sekarang. Dibandingkan waktu awal, ya memang sudah berubah," ungkap Aditya kepada wartawan di kompleks parlemen, Senin (2/2).

Namun, Aditya belum bisa menjelaskan dengan rinci alasan perubahan kepemilikan saham di tubuh IBC tersebut. "Kalau itu mohon ditanyakan kepada para pemegang saham. Kalau saya kan penerima mandatnya," ujar Aditya.

Direktur Utama Indonesia Battery Corporation (IBC) Aditya Farhan Arif, Senin (2/2/2026). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan

Saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR, Aditya menjelaskan saat ini MIND ID menjadi pemegang saham mayoritas IBC sebesar 67,5 persen, usai mencaplok 17,5 persen porsi kepemilikan yang dilepas PLN.

"Saat ini Group MIND ID memiliki mayoritas saham di IBC melalui Antam dan Inalum dengan masing-masing kepemilikan sebesar 33,75 persen. Kemudian Pertamina melalui Pertamina Power Indonesia atau Pertamina NRE sebesar 25 persen, dan PLN sebesar 7,5 persen. Meskipun demikian hingga saat ini tidak ada entitas pemegang saham yang menjadi pemegang saham pengendali di IBC," ungkap Aditya.

Aditya menjelaskan IBC sebelumnya dibentuk dengan tujuan pemilik rantai pasok dapat berkontribusi di dalam industri baterai, sehingga porsi saham setiap entitas dibagi dengan rata.

"Hanya saja seiring berjalannya waktu, sekarang mayoritas dimiliki oleh MIND ID Group melalui Inalum dan Antam. Sehingga tadi sebetulnya sejalan, bahwa memang yang memiliki bahan baku ini sekarang sudah berkontribusi di dalam IBC sebagai pemilik atau shareholder dari IBC," terang Aditya.

Aditya menuturkan saat ini posisi IBC merupakan anak usaha BUMN yang fokus pada pengembanan industri dan investasi ekosistem baterai kendaraan listrik di Indonesia.

"Mengapa juga harus dibentuk anak BUMN untuk itu tidak bisa Antam misalnya langsung masuk ke sana, karena memang secara DNA bisnisnya pun berbeda. Jadi DNA industri baterai ini masuk ke kategori industri teknologi tinggi, sehingga memang diperlukan adanya specific expertise di situ," tutur Aditya.

Read Entire Article