Muammar Gaddafi - Ali Abdesselam:(Dok.MI)
SAIF Al Islam Khadafi, putra mantan pemimpin Libya Muammar Gaddafi, dilaporkan tewas dalam serangan bersenjata di Kota Zintan. Otoritas Libya menyatakan telah membuka penyelidikan atas pembunuhan tokoh yang selama bertahun-tahun dipandang sebagai figur berpengaruh pasca-kejatuhan rezim Khadafi tersebut.
Kantor berita Libyan News Agency melaporkan bahwa kabar kematian Saif Al Islam Gaddafi dibenarkan oleh kepala tim politiknya. Sementara itu, pengacara Saif di Prancis, Marcel Ceccaldi, mengatakan bahwa kliennya tewas dalam serangan terencana yang dilakukan oleh sekelompok orang bersenjata.
"Dia dibunuh hari ini pukul 14.00 waktu setempat di Zintan di rumahnya oleh empat orang komando," kata Ceccaldi, seraya menjelaskan bahwa para pelaku menyerbu kediaman Saif dalam sebuah operasi singkat.
Koresponden Al Jazeera di Libya, Ahmed Khalifa, melaporkan bahwa Saif Al Islam Gaddafi ditembak mati dalam insiden tersebut. Namun, versi berbeda disampaikan oleh saudara perempuan Saif, yang mengatakan kepada televisi Libia bahwa ia meninggal di dekat perbatasan Libia dengan Aljazair.
Media lokal Libya melaporkan bahwa kamera pengawas di lokasi kejadian diduga telah dimatikan sebelum serangan berlangsung. Meski demikian, hingga kini belum ada kejelasan mengenai pihak yang bertanggung jawab atas pembunuhan Saif Al Islam Gaddafi tersebut. Otoritas Libya juga belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait detail insiden itu. Milisi Brigade Tempur 444 secara terbuka membantah keterlibatan mereka dalam serangan tersebut.
Sementara itu, kantor Jaksa Agung Libya dilaporkan telah membuka penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif pembunuhan Saif Al Islam Gaddafi, menurut sejumlah media setempat.
Saif Al Islam Gaddafi tidak pernah memegang jabatan resmi dalam pemerintahan Libya. Namun, sejak awal 2000-an hingga jatuhnya rezim Muammar Khadafi pada 2011, ia secara luas dianggap sebagai tokoh nomor dua paling berpengaruh di negara itu setelah ayahnya.
Muammar Khadafi memerintah Libya sejak 1969 hingga digulingkan dan tewas pada 2011, setelah intervensi militer NATO dalam pemberontakan rakyat.
Dalam periode tersebut, Saif Al Islam Gaddafi dikenal sebagai figur yang berpengaruh sekaligus ditakuti di kalangan politik Libya.
Pada 2011, Saif Al IslamGaddafi ditangkap dan dipenjara di Zintan ketika mencoba melarikan diri dari Libya setelah kelompok oposisi menguasai Tripoli. Ia kemudian dibebaskan pada 2017 sebagai bagian dari pemberian amnesti umum.
Saif Al Islam Gaddafi menghadapi berbagai tuduhan serius, termasuk keterlibatan dalam penyiksaan dan kekerasan ekstrem terhadap para penentang rezim ayahnya.
Pada Februari 2011, Saif Al Islam Gaddafi dimasukkan ke dalam daftar sanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang mencakup larangan bepergian. Ia juga menjadi buronan Mahkamah Kriminal Internasional (ICC) atas dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan selama konflik Libya pada 2011. (H-4)

9 hours ago
1
























:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5443764/original/087417800_1765723952-Ada_robot_AI_bisa_kung_fu_di_Oppo_Flagship_Store_05.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439915/original/092451700_1765414469-MADRID.jpg)








:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5443743/original/090820000_1765722056-davide-bartesaghi-ac-milan-mencetak-gol-pembuka-serie-a.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394026/original/020373200_1761623330-vini.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5437168/original/006946800_1765229221-AP25342741496384.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384569/original/003882600_1760795116-FajarFikri5_SF_DenmarkOpen2025_PBSI_20251018.jpg)