Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, penerimaan kepabeanan dan cukai melorot pada Januari 2026.
Pada awal tahun ini, setoran bea dan cukai hanya senilai Rp 22,6 triliun, turun sekitar 14% dibanding realisasi pada periode yang sama tahun lalu Rp 26,3 triliun.
"Penerimaan bea dan cukai mengalami kontraksi sebesar 14%," kata Purbaya saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Purbaya menjelaskan, merosotnya setoran bea dan cukai dipicu oleh kenaikan impor untuk barang-barang yang terkena tarif 0%. Besaran kenaikannya kata dia mencapai 29% secara tahunan.
"Dipengaruhi lonjakan impor dengan tarif 0% sebesar 29%," tuturnya.
Selain itu, turunnya penerimaan bea dan cukai kata dia tak terlepas dari pengaruh merosotnya harga minyak mentah kelapa sawit atau CPO dari US$ 1.059/MT menjadi US$ 916/MT atau turun 13,5%.
"Terkoreksi sebesar 13,5% itu," papar Purbaya.
(arj/haa)
[Gambas:Video CNBC]

10 hours ago
1
























:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5443764/original/087417800_1765723952-Ada_robot_AI_bisa_kung_fu_di_Oppo_Flagship_Store_05.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439915/original/092451700_1765414469-MADRID.jpg)








:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5443743/original/090820000_1765722056-davide-bartesaghi-ac-milan-mencetak-gol-pembuka-serie-a.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394026/original/020373200_1761623330-vini.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5437168/original/006946800_1765229221-AP25342741496384.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384569/original/003882600_1760795116-FajarFikri5_SF_DenmarkOpen2025_PBSI_20251018.jpg)